<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Education Zone</title>
	<atom:link href="http://obycrownz.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://obycrownz.wordpress.com</link>
	<description>mimpi masa kini merupakan tolak ukur masa depan..bangkitlah sang pemimpi!!!</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 May 2009 10:48:29 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='obycrownz.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/cdad6dfb2620bd9ddeaa3cd49ba6309b?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Education Zone</title>
		<link>http://obycrownz.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Desa Megalitikum di Muak Kerinci &#8211; Jambi</title>
		<link>http://obycrownz.wordpress.com/2009/05/18/megalitikum/</link>
		<comments>http://obycrownz.wordpress.com/2009/05/18/megalitikum/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 May 2009 10:35:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>obycrownz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selayang Pandang]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Muak Kerinci]]></category>
		<category><![CDATA[zaman megalitikum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obycrownz.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Menilik Zaman  Megalitikum Di Desa Muak 
Kabupaten Kerinci &#8211; Jambi Yang Tertinggal
 

Masih ingatkah kita bahwa ada peradaban megalit sebelum peradaban kekinian. Dan, situs-situs bangunan batu besar yang menandai keberadaan budaya megalitik masih banyak terdapat di Muak &#8211; Jambi.
Petualangan ini ku mulai dengan menyisiri Danau Kerinci yang terletak ± 25 km dari Kota Kerinci – [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obycrownz.wordpress.com&blog=3479469&post=133&subd=obycrownz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><strong>Menilik Zaman  Megalitikum Di Desa Muak </strong></p>
<p align="center"><strong>Kabupaten Kerinci &#8211; Jambi Yang Tertinggal</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p align="center"><img class="aligncenter size-medium wp-image-134" title="Situs Batu Patah" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1031a.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Situs Batu Patah" width="300" height="225" /></p>
<p align="center"><em>Masih ingatkah kita bahwa ada peradaban megalit sebelum peradaban kekinian. Dan, situs-situs bangunan batu besar yang menandai keberadaan budaya megalitik masih banyak terdapat di Muak &#8211; Jambi.</em></p>
<p>Petualangan ini ku mulai dengan menyisiri Danau Kerinci yang terletak ± 25 km dari Kota Kerinci – Sungai Penuh Jambi. Dengan diiringi hembusan angin danau yang begitu sejuk dan pemandangan yang sangat mengesankan tak terasa kepenatan selama perjalanan yang dimulai dari Kota Padang pun bagai lenyap, hilang disapu oleh paparan sawah dan gunung yang terdapat disekeliling Danau Kerinci ini.</p>
<p>Takjub, mungkin itu adalah kata yang layak dan mengalir begitu saja keluar dari mulut ku, ketika hamparan danau itu tersembul dari kejauhan. Betapa tidak, setelah mengarungi perjalanan selama ± 8 jam dari Kota Padang menuju Sungai Penuh – Kerinci ini, seakan disuguhi oleh keelokan negeri yang menawarkan keindahan alamnya bagi siapa saja yang berkunjung ke negeri ini.</p>
<p>Beberapa kali kata takjub itu keluar dari mulut ku. Daerah yang begitu kaya akan alamnya, yang kental dengan adat istiadat berbaur dengan kearifan masyarakat menambah gairah ku dalam melakukan petualangan kali ini.</p>
<p>Dengan mengendarai motor dari Kota Kerinci kumulai untuk mengetahui keberadaan Desa Muak. Muak disebut-sebut sebagai desa minus di Kabupaten Kerinci. Tapi tidak juga bila ditelusuri dari situs-situs peninggalan zaman batu di desa yang terletak sekitar 28 kilometer arah barat Kerinci ini. Boleh dikata, Muak menjadi semacam tanah saksi sejarah peradaban megalitik satu-satunya di Kabupaten Kerinci yang terkaya dan masih bisa disaksikan hingga kini.</p>
<p>Situs peninggalan zaman megalitikum yang terletak di Desa Muak, Kabupaten Kerinci – Jambi hingga kini kondisinya sangat memprihatinkan, dan Pemkab Kerinci nampaknya belum memiliki perhatian serius untuk memelihara situs purbakala yang sangat berguna bagi pengungkapan kebudayaan pra-sejarah yang ada di daerah itu.</p>
<p>Megalithikum merupakan suatu istilah kebudayaan batu besar (Mega = besar; Lithos = batu).  Kebudayaan Megalithikum bukanlah suatu zaman yang berkembang tersendiri, melainkan suatu hasil budaya yang timbul pada zaman Neolithikum dan berkembang pesat pada zaman logam. Setiap bangunan yang diciptakan oleh masyarakat tentu memiliki fungsi.</p>
<p>Beberapa peradaban megalithik yang dapat kita jumpai di Muak ini antara lain; Situs Batu Patah, Situs Batu Berrelief, Situs Batu Gong yang kesemuanya itu terletak dalam kawasan permukiman warga.</p>
<p align="center"><img class="aligncenter size-medium wp-image-135" title="Batu Berelief" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1035a.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Batu Berelief" width="300" height="225" /></p>
<p align="center"><strong>Situs Batu Berrelief</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p><strong><em>Batu Berrelief</em></strong> atau lebih dikenal dengan Batu berlukis ini berada tepat disebelah Kantor Kepala Desa Muak yang berada tepat ditengah-tengah permukiman warga desa. Situs ini terlihat kurang sekali perawatan sehingga dikhawatirkan akan mengalami kerusakan. Di lain hal, desa yang kaya akan sumber daya alam dan peninggalan pra sejarah ini kondisinya tidak sebaik desa-desa lain yang kita jumpai di Kab. Kerinci. Hal ini dilihat dari pasokan listrik yang tidak terjangkau sampai ke desa, ketersedian air bersih yang belum diperoleh, serta fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak ada dari Pemkab setempat.</p>
<p>Di sisi lain, desa ini tergolong ramai dikunjungi oleh pihak luar karena merupakan jalur perlintasan propinsi yang menghubungkan Kab. Kerinci dengan Bangko – Jambi, Jikalau malam tiba, kita akan menjumpai desa yang tak berpenghuni diakibatkan tidak tersedianya pasokan listrik untuk desa. kondisi ini mengakibatkan desa ini rawan dengan tindak kejahatan yang berimbas hilangnya situs peninggalan purbakala. Begitulah yang ku tangkap dari pembicaraanku dengan Kepala Desa dan warga desa ini.</p>
<p>Perjalanan 4 km dari desa mengantarkanku ke situs peninggalan megalithik berikutnya, <strong><em>Batu Patah</em></strong>, begitulah nama yang tertera ketika aku sampai di depan Situs yang telah dipagari sehingga mirip dengan kuburan para tokoh terdahulu. Sekilas terlihat situs ini seperti batu besar yang sangat panjang, akan tetapi ditengah-tengah batu ini terbelah menjadi dua bahagian sehingga nama Batu Patah pun tak lepas dinobatkan kepada batu ini. di badan batu inipun sangat jelas terlihat ukiran-ukiran yang menyerupai gambar hewan-hewan seperti gajah, kuda, kambing dan juga gambar manusia yang lagi bekerja. Hal ini menandakan bahwa pada zaman itu kehidupan masyarakatnya telah maju dan telah mengenal seni.</p>
<p align="center"><img class="aligncenter size-medium wp-image-136" title="Batu Patah" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1050a.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Batu Patah" width="300" height="225" /></p>
<p align="center"><strong>Situs Batu Patah</strong></p>
<p align="center"><strong> </strong></p>
<p>Peninggalan purbakala ini hampir keseluruhannya terletak ditepi jalan besar desa yang ramai karena merupakan jalur lintas propinsi. Batu Patah inipun selain berada di tepi jalan propinsi juga terletak sitengah-tengah ladang masyarakat desa. Sehingga mudah disentuh oleh tangan-tangan jahil yang tidak bertanggung jawab yang dapat merusak peninggalan prasejarah ini.</p>
<p><strong><em>Batu Gong </em></strong>merupakan situs ketiga peninggalan prasejarah yang dapat kita temui dengan menelusuri jalan sejauh 5 km dari Situs Batu Patah, jalan menuju ke Situs inipun tergolong sangat sepi dan setapak dikarenakan situs ini terletak ditengah-tengah ladang milik warga desa yang jauh dari jalan raya. Sehingga untuk menempuhnya kita hanya bisa berjalan kaki.</p>
<p align="center"><img class="aligncenter size-medium wp-image-137" title="Batu Gong" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1065a.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Batu Gong" width="300" height="225" /></p>
<p align="center"><strong>Situs Batu Gong</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p>Batu yang mirip dengan gong yang besar ini berdiameter ± 1,5 m dengan panjang ± 3 meter. Di Batu ini pun dapat kita temui ukiran-ukiran baik binatang maupun manusia yang hidup pada masa itu.</p>
<p>Mungkin, kita pernah mendengar kebiasaan masyarakat dahulu yang sering memandikan benda-benda pusaka leluhur dan upacara-upacara sejenisnya. Semua itu merupakan rasa penghormatan yang tak terhingga dan merupakan salah satu upaya dari para penduduk desa untuk mensucikan benda-benda bersejarah dan merupakan bentuk syukur atas limpahan rejeki yang telah diberikan oleh Tuhan Yang maha Esa sehingga hasil bumi-utamanya padi- dapat dinikmati oleh masyarakat.</p>
<p>Konon di desa ini juga pernah disinggahi oleh <strong><em>Si Pahit Lidah</em></strong><em> </em>(Legenda dari Sumatera Selatan) yang ditandai dengan ditemukannya <strong>Situs Batu Bertangkup, </strong>tapi sayang aku tidak sempat mengabadikan gambarnya karena saat itu matahari sudah mulai terbenam yang disertai dengan gerimis sore yang menyirami ladang-ladang desa ini.</p>
<p>Sekian dulu petualanganku dari Desa Muak (desa yang kaya akan hasil bumi dan peninggalan sejarah) seakan dibiarkan begitu saja tertinggal dan terpendam bersama situs sejarahnya. <strong>Akankah desa ini terus tertinggal karena Pemkab setempat yang hanya haus akan kemewahan pribadinya saja</strong>??? Kita tunggu saja&#8230;</p>
<p>Masuk Desa Muak rasanya seperti berwisata atau berada di dalam hidup dan kehidupan masa silam itu sendiri. Inilah warisan peninggalam masa lampau yang patut diketahui dan di jaga oleh kita bersama. Sudah pernah kesana apa belom? Kalau belom, saatnya mencoba untuk berkelana ke jaman tempo doeloe dengan mengunjungi Desa Muak. Tak lengkap jika hanya membaca artikel ini.</p>
<table style="height:168px;" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0" width="458">
<tbody>
<tr>
<td width="284" valign="top">
<p style="text-align:center;"><img class="alignleft size-medium wp-image-139" title="Jalan desa" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1040a1.jpg?w=214&#038;h=160" alt="Jalan desa" width="214" height="160" /></p>
</td>
<td width="284" valign="top">
<p style="text-align:center;"><img class="size-medium wp-image-140 aligncenter" title="Pasar Desa" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1036a.jpg?w=198&#038;h=148" alt="Pasar Desa" width="198" height="148" /></p>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="284" valign="top">
<p align="center">Jalan Desa yang merupakan jalan propinsi jambi</p>
</td>
<td width="284" valign="top">
<p align="center">Pasar Desa yang masih sangat tradisional</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:right;">created by;</p>
<p style="text-align:right;"><strong>Sang Petualang</strong></p>
<p align="right"><img class="alignright size-medium wp-image-141" title="SANG PETUALANG" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/sang-petualang.jpg?w=130&#038;h=172" alt="SANG PETUALANG" width="130" height="172" /></p>
<p style="text-align:right;">
Posted in Selayang Pandang Tagged: Desa Muak Kerinci, zaman megalitikum <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obycrownz.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obycrownz.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obycrownz.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obycrownz.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obycrownz.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obycrownz.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obycrownz.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obycrownz.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obycrownz.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obycrownz.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obycrownz.wordpress.com&blog=3479469&post=133&subd=obycrownz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obycrownz.wordpress.com/2009/05/18/megalitikum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61028e5c57085819fa6cb3fb2de51244?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">obycrownz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1031a.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Situs Batu Patah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1035a.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Batu Berelief</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1050a.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Batu Patah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1065a.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Batu Gong</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1040a1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Jalan desa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/img1036a.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Pasar Desa</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/05/sang-petualang.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">SANG PETUALANG</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Paket Wisata Sumbar</title>
		<link>http://obycrownz.wordpress.com/2009/02/24/wisata-sumatera-barat/</link>
		<comments>http://obycrownz.wordpress.com/2009/02/24/wisata-sumatera-barat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 16:22:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>obycrownz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selayang Pandang]]></category>
		<category><![CDATA[alam minangkabau]]></category>
		<category><![CDATA[Anai Resort Golf Course]]></category>
		<category><![CDATA[Benteng Fort De Kock]]></category>
		<category><![CDATA[berlibur]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Di Atas dan Di Bawah]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Maninjau]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Singkarak]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Pariangan di Tanah Datar]]></category>
		<category><![CDATA[Embun Pagi]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Bung Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Pagaruyung]]></category>
		<category><![CDATA[Istano Basa]]></category>
		<category><![CDATA[Jam Gadang]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Akar Pesisir Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kawasan Bukit Langkisau]]></category>
		<category><![CDATA[Lembah Anai]]></category>
		<category><![CDATA[Lembah Harau]]></category>
		<category><![CDATA[Ngalau Indah]]></category>
		<category><![CDATA[Ngarai Sianok]]></category>
		<category><![CDATA[paket wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pandai Sikek]]></category>
		<category><![CDATA[Panorama Tabek Patah]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Cubadak]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Sikuai]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Peristirahatan Balai Campago]]></category>
		<category><![CDATA[Selancar dan Wisata Pantai di Mentawai]]></category>
		<category><![CDATA[tamasya]]></category>
		<category><![CDATA[Terowongan (Gua) Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[tour and travel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obycrownz.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[MENGENAL TEMPAT WISATA MINANGKABAU (SUMBAR)

Provinsi Sumatera Barat memiliki berbagai jenis daearah dan tempat wisata, baik wisata alam maupun wisata sejarah, diantaranya yang sangat sering dikunjungi adalah sebagai berikut :
1.        Panorama Tabek Patah
Panorama Tabek Patah terletak di pinggang gunung berapi antara kota Bukittinggi dan Batusangkar, Indonesia. Hawanya dingin dan sering berkabut. Bila cuaca cerah, pemandangannya sangat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obycrownz.wordpress.com&blog=3479469&post=100&subd=obycrownz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><h1 style="text-align:center;"><span style="color:#ff0000;">MENGENAL TEMPAT WISATA MINANGKABAU (SUMBAR)</span></h1>
<p><span style="color:#ff0000;"></p>
<div id="attachment_101" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-101" title="rumah-gadang" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/rumah-gadang.jpg?w=300&#038;h=182" alt="rumah adat minangkabau" width="300" height="182" /><p class="wp-caption-text">rumah adat minangkabau</p></div>
<p></span>Provinsi Sumatera Barat memiliki berbagai jenis daearah dan tempat wisata, baik wisata alam maupun wisata sejarah, diantaranya yang sangat sering dikunjungi adalah sebagai berikut :</p>
<h1>1.        Panorama Tabek Patah</h1>
<div id="attachment_102" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-102" title="tabek-patah" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/tabek-patah.jpg?w=300&#038;h=199" alt="Panorama Tabek Patah" width="300" height="199" /><p class="wp-caption-text">Panorama Tabek Patah</p></div>
<p>Panorama Tabek Patah terletak di pinggang <a title="Gunung berapi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gunung_berapi">gunung berapi</a> antara kota <a title="Bukittinggi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bukittinggi">Bukittinggi</a> dan <a title="Batusangkar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batusangkar">Batusangkar</a>, <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>. Hawanya dingin dan sering berkabut. Bila cuaca cerah, pemandangannya sangat indah. Ada dua danau kecil yaitu Pakih dan Aie Taganang Didanau ini terdapat ikan khas Tabek Patah oleh penduduk setempat disebut ika</p>
<h1>2.      Istano Basa</h1>
<p>stano Basa yang lebih terkenal dengan nama Istana Pagaruyung, adalah</p>
<div id="attachment_103" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-103" title="istana-baso" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/istana-baso.jpg?w=300&#038;h=198" alt="Istana Basa" width="300" height="198" /><p class="wp-caption-text">Istana Basa</p></div>
<p>sebuah istana terletak di <a title="Batusangkar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Batusangkar">Batusangkar</a>, <a title="Kabupaten Tanah Datar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tanah_Datar">Kabupaten Tanah Datar</a> <a title="Sumatra Barat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra_Barat">Sumatra Barat</a>. Istana ini merupakan obyek wisata budaya yang terkenal di Sumatera Barat.</p>
<p>Istano Basa yang berdiri sekarang sebenarnya adalah replika dari yang asli. Istano Basa asli terletak di atas <a title="Bukit Batu Patah (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bukit_Batu_Patah&amp;action=edit&amp;redlink=1">Bukit Batu Patah</a> itu dan terbakar habis pada sebuah kerusuhan berdarah pada tahun <a title="1804" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1804">1804</a>. Istana tersebut kemudian didirikan kembali namun kembali terbakar tahun <a title="1966" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1966">1966</a>.</p>
<p>Proses pembangunan kembali Istano Basa dilakukan dengan peletakan tunggak tuo (tiang utama) pada <a title="27 Desember" href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_Desember">27 Desember</a> <a title="1976" href="http://id.wikipedia.org/wiki/1976">1976</a> oleh <a title="Gubernur Sumatra Barat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gubernur_Sumatra_Barat">Gubernur Sumatra Barat</a> (waktu itu <a title="Harun Zain" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Harun_Zain">Harun Zain</a>). Bangunan baru ini tidak didirikan di tapak istana lama, tetapi di lokasi baru di sebelah selatannya. Pada akhir 1970-an, istana ini telah bisa dikunjungi oleh umum.</p>
<h2><a name="Kebakaran_2007"></a>Kebakaran 2007</h2>
<p>Pada tanggal <a title="27 Februari" href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_Februari">27 Februari</a> <a title="2007" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2007">2007</a>, Istano Basa mengalami kebakaran hebat akibat petir yang menyambar di puncak istana <sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istano_Basa#cite_note-1">[2]</a></sup>. Akibatnya, bangunan tiga tingkat ini rata dengan tanah. Ikut terbakar juga sebagian dokumen, serta kain-kain hiasan.<sup><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istano_Basa#cite_note-2">[3]</a></sup>.Diperkirakan hanya sekitar 15 persen barang-barang berharga ini yang selamat. Barang-barang yang lolos dari kebakaran ini sekarang disimpan di Balai Benda Purbakala Kabupaten Tanah Datar.</p>
<p>Biaya pendirian kembali istana ini diperkirakan lebih dari Rp 20 miliar Harta pusaka Kerajaan Pagaruyung sendiri disimpan di <a title="Istano Silinduang Bulan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istano_Silinduang_Bulan">Istano Silinduang Bulan</a>, 2 kilometer dari Istano Basa</p>
<p><strong>3. </strong><strong>Danau Singkarak</strong></p>
<div id="attachment_104" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-104" title="danau-singkarak-2" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/danau-singkarak-2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Danau Singkarak" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Danau Singkarak</p></div>
<p>Merupakan danau yang terbesar di Sumatera Barat dengan panjang 21 km yang terletak di pinggir jalan raya Padang Panjang &#8211; Solok.  Disekitar danau terdapat beberapa tempat untuk beristirahat dan bersantai serta  tersedia juga berbagai fasilitas sampan, boat dan hotel.  Tersedia juga fasilitas untuk mengelilingi danau dengan pemandangan yang indah.</p>
<p>Danau Singkarak berada di dua kabupaten di <a title="Sumatera Barat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat">Sumatera Barat</a>, <a title="Kabupaten Solok" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok">Kabupaten Solok</a> dan <a title="Kabupaten Tanah Datar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tanah_Datar">Kabupaten Tanah Datar</a>. Dengan luas 107,8 km² <a title="Danau" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Danau">danau</a> ini merupakan danau terluas ke-2 di Pulau <a title="Sumatera" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera">Sumatera</a>. Danau ini merupakan hulu <a title="Sungai Batang Ombilin (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sungai_Batang_Ombilin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Batang Ombilin</a>. Air danau ini sebagian dialirkan melewati terowongan menembus <a title="Bukit Barisan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bukit_Barisan">Bukit Barisan</a> ke <a title="Sungai Batang Anai (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sungai_Batang_Anai&amp;action=edit&amp;redlink=1">Batang Anai</a> untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak di dekat <a title="Lubuk Alung (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lubuk_Alung&amp;action=edit&amp;redlink=1">Lubuk Alung</a>, <a title="Kabupaten Padang Pariaman" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Padang_Pariaman">Padang Pariaman</a>.</p>
<p><a title="Ikan bilih" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_bilih">Ikan bilih</a> (<em>Mystacoleucus padangensis</em>) merupakan spesies <a title="Ikan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ikan">ikan</a> yang diperkirakan hanya hidup di danau ini, dan menjadi salah satu makanan khas.</p>
<p><strong>4. </strong><strong>Danau Maninjau</strong></p>
<p>Danau Maninjau adalah sebuah <a title="Danau" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Danau">danau</a> di kecamatan <a title="Tanjung Raya, Agam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tanjung_Raya%2C_Agam">Tanjung Raya</a>,</p>
<div id="attachment_105" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-105" title="danau_maninjau" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/danau_maninjau.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Danau Maninjau" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Danau Maninjau</p></div>
<p><a title="Kabupaten Agam" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Agam">Kabupaten Agam</a>, provinsi <a title="Sumatra Barat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatra_Barat">Sumatra Barat</a>, <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a>. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara <a title="Kota Padang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Padang">Kota Padang</a>, ibukota Sumatera Barat, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dari Lubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam. Maninjau yang merupakan <a title="Danau vulkanik (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Danau_vulkanik&amp;action=edit&amp;redlink=1">danau vulkanik</a> ini berada di <a title="Ketinggian" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ketinggian">ketinggian</a> 461,50 meter di atas permukaan laut. Luas Maninjau sekitar 99,5 km² dan memiliki kedalaman maksimum 495 meter. Cekungannya terbentuk karena letusan Gunung yang bernama Sitinjau (menurut legenda setempat), hal ini dapat terlihat dari bentuk bukit sekeliling danau yang menyerupai seperti dinding. Menurut legenda di <a title="Ranah Minang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ranah_Minang">Ranah Minang</a>, keberadaan Danau Maninjau berkaitan erat dengan kisah Bujang Sembilan. Danau Maninjau merupakan sumber air untuk sungai bernama Batang Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Antokan terdapat PLTA Maninjau. Puncak tertinggi diperbukitan sekitar Danau Maninjau dikenal dengan nama Puncak Lawang. Untuk bisa mencapai Danau Maninjau jika dari arah Bukittinggi maka akan melewati jalan berkelok-kelok yang dikenal dengan Kelok 44 sepanjang kurang lebih 10 KM mulai dari Ambun Pagi sampai ke Maninjau.</p>
<p>Danau ini tercatat sebagai danau terluas kesebelas di Indonesia. Sedangkan di Sumatera Barat, Maninjau merupakan danau terluas kedua setelah <a title="Danau Singkarak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Danau_Singkarak">Danau Singkarak</a> yang memiliki luas 129,69 km² yang berada di dua kabupaten yaitu <a title="Kabupaten Tanah Datar" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Tanah_Datar">Kabupaten Tanah Datar</a> dan <a title="Kabupaten Solok" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kabupaten_Solok">Kabupaten Solok</a>. Di sekitar Danau Maninjau terdapat fasilitas wisata, seperti Hotel(Maninjau Indah Hotel, Pasir Panjang Permai) serta penginapan dan restoran.</p>
<p><strong>5. </strong><strong>Danau Di Atas dan Di Bawah</strong></p>
<div id="attachment_106" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-106" title="Danau Kembar" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/img0541a.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Danau Dibawah" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Danau Dibawah</p></div>
<p>Kedua danau ini dikenal dengan sebutan Danau Kembar.  Kedua danau tersebut terletak di Desa Pasar Simpang, Kecamatan Lembayang Jaya, Kab. Solok, berjarak kurang lebih 47 km dari Kota Solok dan 56 km dari Kota Padang.  Keunikan dari danau kembar tersebut adalah untuk menuju Danau Di atas, kita harus melalui jalan yang menurun sedangkan untuk menuju Danau Dibawah, kita harus melalui jalan yang mendaki.  Di sekitar danau ditanam buah markisa dengan rasa yang manis, sayur-sayuran, dan kentang.</p>
<p><strong>6. </strong><strong>Jam Gadang</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Jam Gadang merupakan bangunan menara yang tinggi menjulang dengan</p>
<div id="attachment_107" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-107" title="Bukittinggi" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/bukittinggi_.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Jam Gadang" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Jam Gadang</p></div>
<p>megahnya, beratapkan khas Minangkabau, terletak di tengah kota Bukittinggi.  Jam Gadang menjadi landmark dan lambang kota Bukittinggi, dibangun di atas bukit yang bernama Bukit Kandang Kerbau pada jaman Pemerintahan Belanda tahun 1827 oleh Contraleur (Sekretaris Kota) Rook Maker.<br />
Dari puncak menara kita dapat menikmati dan menyaksikan betapa indahnya alam di sekitar kota Bukittinggi yang dihiasi Gunung  Merapi, Gunung Singgalang, Gunung Sago dan Ngarai Sianok.  Selain itu, Jam Gadang juga berguna sebagai penuntun bagi masyarakat sekitar untuk mengetahui waktu.  Hal yang unik pada Jam Gadang adalah angka 4 yang tertulis IIII.</p>
<p><strong>7. </strong><strong>Benteng Fort De Kock</strong></p>
<div id="attachment_108" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-108" title="Benteng fort-de-kock" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/fort-de-kock.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Benteng Fort De Kock" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Benteng Fort De Kock</p></div>
<p>Benteng ini dibangun di pincak di dalam kota Bukittinggi tahun 1825 pada waktu terjadi perlawanan rakyat yang dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol dan Harimau Nan Salapan terhadap  Belanda. Disekitar Benteng ini masih dapat kita lihat meriam kuno periode abad XIX Masehi. Tempat yang luas ini telah dihiasi dengan taman sebagai tempat ketinggian menyaksikan, Ngarai Sianok dan perbukitan sekitarnya terdapat meriam kuno dan bangunan benteng. Ini merupakan tempat terbaik di Bukittinggi menyaksikan Sunset.</p>
<p>8.     <strong>Gedung Tri Arga / Istana Bung Hatta</strong></p>
<p>Gedung yang terletak di kota Bukittinggi ini masa dahulu merupakan pusat</p>
<div id="attachment_109" class="wp-caption alignright" style="width: 210px"><img class="size-medium wp-image-109" title="istana-bung-hatta" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/istana-bung-hatta2.jpg?w=200&#038;h=300" alt="Istana Bung Hatta" width="200" height="300" /><p class="wp-caption-text">Istana Bung Hatta</p></div>
<p>pemerintahan darurat Republik Indonesia tahun 1947. Hal ini disebabkan oleh agresi Belanda yang ingin memecah belah bangsa kita. Untuk mengenang jasa Proklamator Bung Hatta, gedung Tri Arga diganti nama dengan Istana Bung Hatta.</p>
<p>9.     <strong>Terowongan (Gua) Jepang</strong></p>
<p>Terowongan ini panjangnya lebih 1.400 meter berkelok-kelok dibuat oleh tentara Jepang pada periode 1942, terletak di tengah taman panorama di Ngarai Sianok di bawah kota Bukittinggi, dengan lebar lebih 2 meter. Di dalam gua terdapat berbagai keperluan ruangan untuk kantor, rumah sakit, makanan dan persenjataan. Pintu masuk gua terdapat dibeberapa tempat, seperti di Ngarai Sianok, di Panorama, di samping Istana Bung Hatta dan di Kebun Binatang Bukittinggi. Rakyat setempat menamakan ini adalah Lobang Jepang.</p>
<p><strong>10. </strong><strong>Ngarai Sianok</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<div id="attachment_110" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-110" title="ngarai-sianok" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/ngarai-sianok.jpg?w=300&#038;h=210" alt="Ngarai Sianok" width="300" height="210" /><p class="wp-caption-text">Ngarai Sianok</p></div>
<p>Ngarai Sianok terletak di Pusat kota Bukittinggi, membujur dari Selatan Nagari Koto Gadang terus ke Utara, Nagari Sianok Enam Suku dan berakhir di Palupuh dengan panjang 15 km, kedalaman 100 meter dan lebar 200 meter. Ngarai Sianok atau Lembah Pendiam ini merupakan suatu lembah yang indah, hijau dan subur, didasarnya mengalir sebuah anak sungai yang berliku-liku menelusuri celah-celah tebing yang berwarna-warni dengan latar belakang gunung Merapi dan Singgalang yang menghijau merupakan alam yang mempesona. Keunikan Ngarai ini mudah dicapai, sebuah Ngarai di pusat kota yang tidak ditemui di kota-kota lainnya di dunia. Keindahan alam Ngarai Sianok yang mempesona itu selalu diabadikan oleh wisatawan dengan mengambil foto-foto serta sebagai imajinasi bagi para pelukis. Perjalanan menjelajah dengan melalui jalan setapak di lembah Ngarai merupakan rekreasi yang menarik, bila perjalanan terus keseberang Ngarai dalam waktu 45 menit anda akan sampai di Nagari Koto Gadang sebagai Nagari asal beberapa orang pemimpin bangsa Indonesia antara lain : H.Agus Salim dan Emil Salim.</p>
<p>Ngarai Sianok adalah sebuah lembah curam (jurang) yang terletak di jantung kota <a title="Bukittinggi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bukittinggi">Bukittinggi</a>, <a title="Sumatera Barat" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sumatera_Barat">Sumatera Barat</a>. Lembah ini memanjang dan berkelok dari selatan ngarai <a title="Koto Gadang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Koto_Gadang">Koto Gadang</a> sampai di Ngarai Sianok Enam Suku, dan berakhir sampai Palupuh. Ngarai Sianok memiliki <a title="Pemandangan (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemandangan&amp;action=edit&amp;redlink=1">pemandangan</a> yang indah dan menjadi salah satu objek wisata utama provinsi.</p>
<p><a title="Jurang" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jurang">Jurang</a> ini dalamnya sekitar 100 m membentang sepanjang 15 km dengan lebar sekitar 200 m dan merupakan bagian dari patahan yang memsiahkan Pulau Sumatra menjadi dua bagian memanjang (<a title="Patahan Semangko (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Patahan_Semangko&amp;action=edit&amp;redlink=1">Patahan Semangko</a>). <a title="Patahan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Patahan">Patahan</a> ini membentuk dinding yang curam, bahkan tegak lurus dan membentuk lembah yang hijau &#8211; hasil dari gerakan turun kulit bumi (<a title="Sinklinal (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sinklinal&amp;action=edit&amp;redlink=1">sinklinal</a>) &#8211; yang dialiri <a title="Sungai Sianok (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sungai_Sianok&amp;action=edit&amp;redlink=1">Sungai Sianok</a> yang airnya jernih. Di zaman kolonial <a title="Belanda" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Belanda">Belanda</a>, jurang ini disebut juga sebagai <em>kerbau sanget</em>, karena banyaknya kerbau liar yang hidup bebas di dasar ngarai.</p>
<p>Sungai Sianok kini bisa diarungi dengan menggunakan <a title="Kano" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kano">kano</a> dan <a title="Kayak" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kayak">kayak</a> yg disaranai oleh suatu organisasi olahraga air &#8220;Qurays&#8221;. Rute yang ditempuh adalah dari Desa Lambah sampai Desa Sitingkai Batang Palupuh selama kira-kira 3,5 jam. Di tepiannya masih banyak dijumpai tumbuhan langka seperti <a title="Padma raksasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Padma_raksasa">rafflesia</a> dan tumbuhan obat-obatan. Fauna yang dijumpai misalnya <a title="Monyet ekor panjang (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Monyet_ekor_panjang&amp;action=edit&amp;redlink=1">monyet ekor panjang</a>, <a title="Siamang (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siamang&amp;action=edit&amp;redlink=1">siamang</a>, <a title="Simpai (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Simpai&amp;action=edit&amp;redlink=1">simpai</a>, <a title="Rusa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rusa">rusa</a>, <a title="Babi hutan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Babi_hutan">babi hutan</a>, <a title="Macan tutul" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Macan_tutul">macan tutul</a>, serta <a title="Tapir (belum dibuat)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tapir&amp;action=edit&amp;redlink=1">tapir</a>.</p>
<p><strong>11. </strong><strong>Lembah Anai</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Lingkungan Lembah Anai sangat mengagumkan. Hutan tropis yang lebat</p>
<div id="attachment_111" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-111" title="lembah-anai" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/lembah-anai.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Lembah Anai" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Lembah Anai</p></div>
<p>yang mengesankan dan merupakan hutan lindung. Didasarnya mengalir Sungai Batang Anai dengan airnya yang bening dan kelihatan sebuah air terjun setinggi 40 meter dekat sekali dengan jalan raya.</p>
<p>12.    <strong>Anai Resort Golf Course</strong></p>
<p>Anai Resort terletak 550 m di atas permukaan laut. Merupakan Golf Course terbaik di Sumatera Barat yang berstatus Internasional dengan 18 hole, dirancang oleh Designer Lapangan Golf International Thomas dan Perret. Berbagai fasilitas terdapat di lokasi bungalow seperti kolam renang alami dan restoran.</p>
<p>13.   <strong>Embun Pagi</strong></p>
<div id="attachment_112" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-112" title="embun-pagi" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/embun-pagi.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Embun Pagi" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Embun Pagi</p></div>
<p>Sebelum mencapai Danau Maninjau kita akan berhenti sejenak di Embun Pagi di desa Padang Gelanggang 24 km dari Bukittinggi untuk menikmati udara yang sejuk dan nyaman sambil memandang keindahan Danau Maninjau dengan airnya yang membiru serta dikelilingi oleh bukit-bukit yang menghijau.</p>
<p>14.    <strong>Ngalau Indah</strong></p>
<p>Dua km sebelum memasuki kota Payakumbuh dari arah Bukitinggi kita akan</p>
<div id="attachment_113" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-113" title="ngalau-indah" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/ngalau-indah.jpg?w=300&#038;h=117" alt="Ngalau Indah" width="300" height="117" /><p class="wp-caption-text">Ngalau Indah</p></div>
<p>sampai ke sebuah gua alam dengan stalagnit dan stalagmit pada langit-langit gua yang cukup menarik. Di dalam gua ini kita akan mendengar suara kelelawar yang berterbangan di sekitar kita dan merasakannya tanpa dapat melihatnya. Di luar gua ini kita akan menikmati taman dengan pohon-pohon yang rindang menambah kesejukan dan keindahan alam.</p>
<p><strong>15. </strong><strong>Istana Pagaruyung</strong></p>
<div id="attachment_114" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-114" title="pagaruyung" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/pagaruyung1.jpg?w=300&#038;h=200" alt="Istana Pagaruyung" width="300" height="200" /><p class="wp-caption-text">Istana Pagaruyung</p></div>
<p>Istana ini dibangun oleh keluarga kerajaan Pagaruyung di Batusangkar yang mempunyai ciri khas Minangkabau. Di dalam istana terdapat barang- barang peninggalan kerajaan yang masih terpelihara dengan baik. Di sekitar istana ini kita dapat menikmati keindahan alam dengan udara yang sejuk. Terletak di Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar. Pagaruyung adalah lokasi kediaman Raja Minangkabau sebagai pusat pemerintahan. Sekarang rumah gadang yang ada disana merupakan replika dari Istana yang aslinya dengan lukisan di dinding luar dan atap yang menjulang berbentuk tanduk kerbau.</p>
<p><strong>16. </strong><strong>Lembah Harau</strong></p>
<p>Merupakan cagar alam dengan bukit kapur yang curam dengan ketinggian</p>
<div id="attachment_115" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-115" title="harau" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/harau.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Lembah Harau" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Lembah Harau</p></div>
<p>100 sampai 150 m yang terletak 14 km dari Payakumbuh. Disini juga ditemui lima buah air terjun yang selalu mencurahkan airnya yang jernih. Di tempat ini juga tersedia fasilitas untuk berkemah bagi wisata remaja dan kegiatan mengelilingi cagar alam melalui jalan setapak. Direncanakan cagar alam ini akan menjadi taman margasatwa yang pertama di luar Pulau Jawa.</p>
<p><strong>17. </strong><strong>Pandai Sikek</strong></p>
<div id="attachment_116" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-116" title="bukittinggi-pandai-sikek" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/bukittinggi-pandai-sikek.jpg?w=300&#038;h=224" alt="Pandai Sikek" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Pandai Sikek</p></div>
<p>Pandai  Sikek  dikenal  sebagai  daerah  pusat  kerajinan ukiran dan tenunan Kain  Songket.  Pandai  Sikek   terletak  di  kaki Gunung Singgalang lebih kurang 10 km sebelum memasuki kota Bukittinggi dengan pemandangan yang indah. Disini kita juga dapat melihat kehidupan masyarakat yang bertani secara tradisional. Desa ini memiliki 1000 buah alat tenun. Lukisan kayu dan perabot rumah tangga juga dibuat disini.</p>
<p><strong>18. </strong><strong>Pulau Sikuai</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Pulau Sikuai, salah satu pulau yang terletak di sisi barat Pulau Sumatera</p>
<div id="attachment_117" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-117" title="pulau-sikuai" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/pulau-sikuai.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Pulau Sikuai" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Pulau Sikuai</p></div>
<p>hanya terletak sekitar setengah mil laut dari kota Padang dan dapat dicapai menggunakan kapal angkutan khusus dengan waktu tempuh 35 menit  berangkat dari dermaga airud Bungus. Pengunjung pulau dapat menginap di hotel resort yang dilengkapi fasilitas hotel berbintang dua. Resort ini menyediakan 21 buah cottage dengan kapasitas sekitar 45 kamar. Selain menikmati keindahan pantai dan wisata bahari, trekking mengitari pulau atau menjelajahi hutan alam sampai panjat tebing juga dapat dilakukan oleh pengunjung yang senang petualangan alam.</p>
<p><strong>19. </strong><strong>Kawasan Bukit Langkisau</strong></p>
<div id="attachment_118" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-118" title="Bukit Langkisau" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/dscn0149.jpg?w=300&#038;h=224" alt="Bukit Langkisau" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Bukit Langkisau</p></div>
<p>Bukit Langkisau memiliki ketinggian 1.000 kaki yang terletak antara Desa Salido dan Kota Painan-Pesisir Selatan. Selain dapat menikmati pemandangan yang memukau ke laut lepas, kawasan bukit langkisau juga dimanfaatkan sebagai sarana olahraga terbang layang dengan lokasi pendaratan di pantai Carocok atau pantai Salido.</p>
<p><strong>20. </strong><strong> Pulau Cubadak</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Pulau Cubadak adalah salah satu pulau di kawasan Mandeh &#8211; Pesisir Selatan</p>
<div id="attachment_119" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-119" title="Pulau Cubadak" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/dscn0052.jpg?w=300&#038;h=224" alt="Pulau Cubadak" width="300" height="224" /><p class="wp-caption-text">Pulau Cubadak</p></div>
<p>yang telah dikelola menjadi objek wisata berskala internasional oleh investor dari Italia. Resor ini memiliki 13 bungalows dan satu suite dengan arsitektur alam yang didukung oleh beberapa sarana penunjang untuk kegiatan diving, fishing, dan snorkeling. Resor ini dilengkapi pula dengan motor boat, dermaga dan beberapa fasilitas bahari lainnya</p>
<p><strong>21. </strong><strong>Jembatan Akar Pesisir Selatan</strong></p>
<div id="attachment_120" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-120" title="jembatan-akar" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/jembatan-akar.jpg?w=300&#038;h=216" alt="Jembatan Akar" width="300" height="216" /><p class="wp-caption-text">Jembatan Akar</p></div>
<p>Terletak sekitar 30 menit dari Painan, Jembatan Akar merupakan salah satu objek wisata paling unik di Sumatera Barat. Jembatan hidup yang melintasi sungai Bayang ini terbuat dari akar dua bohon beringin yang saling bertautan. Berbeda dengan jembatan pada umumnya yang semakin lama semakin lemah, jembatan akar dengan bertambah usianya pohon beringin semakin bertambah kuat. Konon jembatan ini di desain oleh seorang ulama bernama Pakih Sokan pada awal 1900 an.</p>
<p><strong>22. </strong><strong> Selancar dan Wisata Pantai di Mentawai</strong></p>
<p>Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan ibu kota Tua Pejat &#8211; Sipora berada</p>
<div id="attachment_121" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-121" title="mentawai-surfing" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/mentawai.jpg?w=300&#038;h=199" alt="Mentawai" width="300" height="199" /><p class="wp-caption-text">Mentawai</p></div>
<p>lebih kurang 135 km dari Kota Padang dapat dicapai melalui laut dengan memakan waktu antara 6-10 jam. Selain memilki pantai yang indah dengan hamparan pasir putihnya, aktivitas wisata atraksi atau bahari yang terkenal adalah kegiatan selancar (surfing) yang dapat dilakukan disekitar pulau Siberut dan Sipora. Akomodasi bagi pengunjung terdapat di beberapa kota kabupaten dan kecamatan.</p>
<p><strong>23. </strong><strong> Desa Pariangan di Tanah Datar</strong></p>
<div id="attachment_122" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-122" title="pariangan-tanah-datar" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/pariangan-tanah-datar.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Desa Pariangan" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Desa Pariangan</p></div>
<p>Adalah desa tertua di Minangkabau, dimana berasalnya nenek moyang orang Minangkabau, terletak dilereng Gunung Merapi ditepi jalan raya Padang Panjang &#8211; Batusangkar. Di desa ini dapat dilihat keaslian bentuk desa adat yang mencerminkan kehidupan sosial Minangkabau seperti Balairung, mesjid, Rumah adat, Lumbung padi yang merupakan unsur pokok dari suatu kelompok sosial orang Minangkabau. Terdapat pemandian air panas, dan beberapa peninggalan sejarah seoperti batu basurek, kuburan panjang yang menurut ceritanya adalah kuburan Dt. Tantejo Gurhano arsitek Rumah Adat Minangkabau.</p>
<p><strong>24. </strong> <strong>Rumah Peristirahatan Balai Campago</strong></p>
<p>Balai Campago terletak di suatu bukit yang sangat indah dengan udara yang</p>
<div id="attachment_123" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-123" title="Balai Campago" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/hotel-campago11.jpg?w=300&#038;h=200" alt="Balai Campago" width="300" height="200" /><p class="wp-caption-text">Balai Campago</p></div>
<p>sejuk serta kehidupan bermasyarakat yang aman dan tentram tepatnya di Desa Campago Cuguak Bulek, Mandiangin Koto Salayan Kota Bukittinggi, 4 km dari pusat kota Bukittinggi. Untuk menuju lokasi dapat ditempuh dengan angkutan darat dalam waktu  10 menit dari pusat kota Bukittinggi dan 1 jam 45 menit dari Padang. Balai Campago berdiri di atas tanah seluas 8.038 m2 dengan luas bangunan 3.054 m2 terdiri dari 2 buah bangunan VIP, 1 buah bangunan utama terdiri dari 3 kamar Superior dan 17 kamar standar yang semuanya dilengkapi dengan perabot. Fasilitas yang ada di Balai Campago adalah ruang serbaguna dengan kapasitas 40 orang, lapangan tenis, lobby, lounge teras, jogging track, coffe shop outdoor, deck pandang, menara, musholla dan tempat parkir yang memadai. Fasilitas tersebut dalam waktu dekat akan ditambah dengan kolam renang dan taman bermain. Dari Balai Campago dapat terlihat seluruh keindahan kota Bukittingi, seperti 2 buah pegunungan yang berderet melingkari kota Bukittinggi dan rumah-rumah adat yang terhampar di bawah Bukit Campago.</p>
<h2><a title="Read Padang City" href="http://padangrentcar.wordpress.com/padang-city/">Padang City</a></h2>
<h3><strong></p>
<div id="attachment_124" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"></strong><strong><img class="size-medium wp-image-124" title="pantai-padang" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/pantai-padang-006.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Pantai Padang" width="300" height="225" /></strong><p class="wp-caption-text">Pantai Padang</p></div>
</h3>
<h3>Padang merupakan ibukota Sumatera   Barat, Indonesia. Kota ini adalah kota kecil yang indah dan memiliki berbagai daya tarik dan tempat wisata yang dapat dikunjungi. Seperti pantai padang (yang akan hadir dengan tampilan Padang beach city) Padang juga mempunyai beberapa rumah yang dibangun sesuai dengan bentuk kebudayaan Minangkabau (yang menyerupai tanduk kerbau) pusat dari kebudayaan dan sejarah. Tidak hanya itu, Padang juga terkenal dengan Nasi Padang. Selain itu, Padang juga menjadi tempat penghubung bagi orang-orang yang ingin berselancar di Kepulauan Mentawai.</h3>
<p>Masih banyak lagi keindahan Alam Minangkabau lainnya yang dapat Anda nikmati bersama rekan kerja, teman maupun keluarga.</p>
<p>Dapatkan segera <span style="color:#ff0000;">PAKET Perjalanan CROWNSEED Tour and Travel</span>, nikmati kemewahan serta kenyamanan Liburan Anda dengan keindahan dan keelokan Wisata Alam Sumatera Barat.</p>
Posted in Selayang Pandang Tagged: alam minangkabau, Anai Resort Golf Course, Benteng Fort De Kock, berlibur, Danau Di Atas dan Di Bawah, Danau Maninjau, Danau Singkarak, Desa Pariangan di Tanah Datar, Embun Pagi, Istana Bung Hatta, Istana Pagaruyung, Istano Basa, Jam Gadang, Jembatan Akar Pesisir Selatan, Kawasan Bukit Langkisau, Lembah Anai, Lembah Harau, Ngalau Indah, Ngarai Sianok, paket wisata, Pandai Sikek, Panorama Tabek Patah, Pulau Cubadak, Pulau Sikuai, Rumah Peristirahatan Balai Campago, Selancar dan Wisata Pantai di Mentawai, tamasya, Terowongan (Gua) Jepang, tour and travel <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obycrownz.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obycrownz.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obycrownz.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obycrownz.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obycrownz.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obycrownz.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obycrownz.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obycrownz.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obycrownz.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obycrownz.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obycrownz.wordpress.com&blog=3479469&post=100&subd=obycrownz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obycrownz.wordpress.com/2009/02/24/wisata-sumatera-barat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61028e5c57085819fa6cb3fb2de51244?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">obycrownz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/rumah-gadang.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">rumah-gadang</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/tabek-patah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">tabek-patah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/istana-baso.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">istana-baso</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/danau-singkarak-2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">danau-singkarak-2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/danau_maninjau.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">danau_maninjau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/img0541a.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Danau Kembar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/bukittinggi_.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bukittinggi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/fort-de-kock.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Benteng fort-de-kock</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/istana-bung-hatta2.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">istana-bung-hatta</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/ngarai-sianok.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ngarai-sianok</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/lembah-anai.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">lembah-anai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/embun-pagi.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">embun-pagi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/ngalau-indah.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ngalau-indah</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/pagaruyung1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pagaruyung</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/harau.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">harau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/bukittinggi-pandai-sikek.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">bukittinggi-pandai-sikek</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/pulau-sikuai.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pulau-sikuai</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/dscn0149.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Bukit Langkisau</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/dscn0052.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Pulau Cubadak</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/jembatan-akar.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">jembatan-akar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/mentawai.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">mentawai-surfing</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/pariangan-tanah-datar.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pariangan-tanah-datar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/hotel-campago11.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Balai Campago</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/pantai-padang-006.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pantai-padang</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Strategi Menjadi Kaya</title>
		<link>http://obycrownz.wordpress.com/2009/02/24/strategi-menjadi-kaya/</link>
		<comments>http://obycrownz.wordpress.com/2009/02/24/strategi-menjadi-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2009 17:45:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>obycrownz</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selayang Pandang]]></category>
		<category><![CDATA[hukum parkinson]]></category>
		<category><![CDATA[hukum tentang uang]]></category>
		<category><![CDATA[kiat sukses]]></category>
		<category><![CDATA[mengelola uang]]></category>
		<category><![CDATA[peta sukses]]></category>
		<category><![CDATA[strategi menjadi kaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://obycrownz.wordpress.com/?p=91</guid>
		<description><![CDATA[STRATEGI MENJADI KAYA

 
HUKUM PARKINSON :
Hukum ini dikembangkan oleh penulis inggris CN Parkinson yang berbunyi bahwa berapapun jumlah uang yang diperoleh seseorang mereka cenderung lebih banyak menghabiskan dari pada menabungnya. Dengan kata lain semakin besar penghasilan akan diikuti dengan semakin besar pengeluaran.
Oleh karena itu bagi anda yang memiliki kecerdasan finansial harus terhindar dari hukum Parkinson [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obycrownz.wordpress.com&blog=3479469&post=91&subd=obycrownz&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center"><span style="color:#0000ff;"><strong>STRATEGI MENJADI KAYA</strong></span></p>
<p align="center"><img src="/DOCUME~1/DVD/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /><img class="aligncenter size-full wp-image-92" title="kunci-sukses" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/kunci-sukses.jpg?w=300&#038;h=266" alt="kunci-sukses" width="300" height="266" /></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>HUKUM PARKINSON :</strong></p>
<p>Hukum ini dikembangkan oleh penulis inggris CN Parkinson yang berbunyi bahwa berapapun jumlah uang yang diperoleh seseorang mereka cenderung lebih banyak menghabiskan dari pada menabungnya. Dengan kata lain semakin besar penghasilan akan diikuti dengan semakin besar pengeluaran.</p>
<p>Oleh karena itu bagi anda yang memiliki kecerdasan finansial harus terhindar dari hukum Parkinson ini.</p>
<p><strong><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-93" title="mindset" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/mindset.gif?w=96&#038;h=96" alt="mindset" width="96" height="96" />BANGKITKAN KESADARAN  bahwa &#8220;ANDA BISA KAYA&#8221;</strong></p>
<p>Titik awal dari semua kekayaan adalah memiliki kesadaran bahwa &#8221; Anda bisa menjadi kaya &#8220;. Kaya dan Miskin  adalah hasil   dari cara pandang.</p>
<p>Langkah yang dilakukan untuk menjadi kaya adalah keputusan untuk mengubah pikiran kemudian  memiliki keyakinan bahwa anda akan sukses menggapai tujuan  &#8220;Kaya&#8221;</p>
<p><strong>MENGONTROL PIKIRAN UNTUK MENJADI KAYA</strong></p>
<p>Orang ingin menjadi kaya harus mengisi pikiranya tentang Citra kekayaan, kemampuan Pangaruh, kiat kiat Sukses, meningkakan produktifitas dan selalu mecari solusi dari masalah. Dengan pikiran tersebut anda akan memiliki keberanian, semangat, dan motivasi untuk berprestasi menjadi kaya. Dan sebaliknya</p>
<p><strong>MENGHINDARI BERPIKIR MISKIN</strong></p>
<p>Apa yang dipikirkan untuk menjadi miskin? Mereka memenuhi pikirannya dengan</p>
<p>1. Kemiskinan</p>
<p>2. Kekurangan</p>
<p>3. Kelangkaan</p>
<p>4. Ketidakmampuan</p>
<p>5. Kebodohan</p>
<p>6. Keterbatasan dan lain-lain</p>
<p>Sehingga pikiran  menjadi negatif seperti  iri,dengki,cemas,ragu,curiga dsb.</p>
<p><strong>SUKSES FINANSIAL</strong></p>
<p>1.      Orang menjadi kaya sebab memutuskan menjadi &#8220;kaya&#8221;</p>
<p>2.      Orang menjadi kaya karena yakin mampu menjadi kaya</p>
<p>3.      Orang menjadi kaya karena bertindak untuk merealisasikan  keyakinannya menjadi kenyataan</p>
<p>4.      Sebaliknya Orang menjadi miskin sebab belum memutuskan untuk menjadi kaya.</p>
<p>5.      Mengapa yang kaya makin kaya ? Karena uang mencintai orang kaya dan meninggalkan yang miskin</p>
<p><strong>BERINVESTASILAH &amp; RAIH KEKAYAAN <img class="alignright size-thumbnail wp-image-94" title="siklus-sukses" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/siklus-sukses.jpg?w=103&#038;h=96" alt="siklus-sukses" width="103" height="96" /></strong></p>
<p>Dalam buku manusia terkaya di Babilon <em>GEORGE CLASSON</em> mengatakan. Aturan utama untuk menjadi kaya adalah :</p>
<p>1.      Himpun dana  10 % dari penghasilan anda kemudian investasikan</p>
<p>2.      Berinvestasilah dengan hati-hati  dan teliti</p>
<p>3.      Jangan mencoba ingin cepat kaya</p>
<p>4.      Berkonsentrasilah menjadi kaya secara pelan-pelan tetapi pasti</p>
<p><strong>LIMA</strong><strong> HUKUM TENTANG UANG<br />
George S. Clason</strong></p>
<p>1.      Dengan senang hati dan dalam jumlah yang semakin besar, uang akan mendatangi siapapun yang mau menyisihkan tidak kurang dari sepersepuluh penghasilannya untuk menciptakan harta benda bagi masa depannya maupun keluarganya.</p>
<p>2.      Dengan rajin dan riang gembira, uang bekerja bagi pemiliknya yang bijaksana, yang menemukan bagi uang itu pekerjaan  yang menguntungkan sehingga ia beranak pinak seperti kawanan ternak di padang</p>
<p>3.      Uang aman dalam lindungan pemiliknya  yang bijak, yang menginvestasikannya berdasarkan nasihat orang-orang yang terbukti ahli dalam pengelolaannya.</p>
<p>4.      Uang akan lari dari orang yang menginvestasikannya dalam usaha atau tujuan yang tidak diketahui dengan baik, atau tidak dianjurkan oleh orang-orang yang ahli dalam pengelolaannya.</p>
<p>5.      Uang akan lari dari orang-orang yang  memaksakannya untuk memberi penghasilan yang mustahil, atau yang mengikuti bujukan mulut manis para penipu maupun pemimpi di siang bolong, atau yang tidak berpengalaman dan muluk-muluk dalam berinvestasi.</p>
<p><strong><em>Ctt : Emas diganti dengan uang.</em></strong></p>
<p><strong>UANG BEKERJA UNTUK ANDA</strong></p>
<p>Bila Anda bekerja untuk uang, maka anda tidak mudah untuk menjadi kaya, bila uang yang bekerja untuk anda  maka anda akan lebih mudah  menjadi kaya. Anda bukan budak uang tetapi uanglah yang seharusnya menjadi budak anda. Jadi buatlah uang yang mengejar anda bukan anda yang mengejar-ngejar uang.</p>
<p><strong>MENGELOLA UANG</strong></p>
<p>1.      Cermati  dan catat sumber-sumber keuangan anda</p>
<p>2.      Ciptakan sumber-sumber keuangan yang baru</p>
<p>3.      Cermati dan catat pengeluaran keuangan anda</p>
<p>4.      Kurangi pengeluaran yang tak perlu.</p>
<p><strong>SIAPAKAH ORANG KAYA ITU ?</strong></p>
<p>Di Amerika  99 % orang kaya berasal  dari 4 kategori :</p>
<p>1.      74 % -nya adalah Wirausaha</p>
<p>2.      10 % -nya adalah Execitive senior</p>
<p>3.      10 % -nya adalah Dokter, Pengacara,Artis &amp; Profesional lain</p>
<p>4.        5 % -nya adalah Salesman dan konsultan     penjualan dll</p>
<p>5.        1 % -nya adalah Warisan, Olah Ragawan</p>
<p><strong>CIPTAKAN PEMBIMBING</strong></p>
<p>A.     Menjadi kaya perlu pembimbing yang berpengalaman</p>
<p>B.     Menjadi kaya perlu tauladan yang professional</p>
<p>C.    Menjadi kaya perlu belajar dari ahlinya</p>
<p>D.    Ingat menjadi kaya harus diupayakan dengan membangun pipa untuk mengalirkan uang.</p>
<p><img class="aligncenter size-medium wp-image-96" title="peta-sukses-belajar" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/peta-sukses-belajar.jpg?w=300&#038;h=226" alt="peta-sukses-belajar" width="300" height="226" /></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#ff6600;">Jadi kaya atau miskin, sukses atau gagal adalah suatu pilihan dan komitmen pribadi. Bila anda ingin kaya maka anada harus menciptakan kebiasaan-kebiasaan untuk menjadi kaya dengan penuh komitmen dan jangan sebaliknya.</span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong>Selamat Menjadi Kaya!</strong></span></p>
<p style="text-align:center;"><span style="color:#0000ff;"><strong><img class="alignright size-thumbnail wp-image-95" title="sang-petualang" src="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/sang-petualang.jpg?w=72&#038;h=96" alt="sang-petualang" width="72" height="96" /><br />
</strong></span></p>
Posted in Selayang Pandang Tagged: hukum parkinson, hukum tentang uang, kiat sukses, mengelola uang, peta sukses, Selayang Pandang, strategi menjadi kaya <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/obycrownz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/obycrownz.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/obycrownz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/obycrownz.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/obycrownz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/obycrownz.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/obycrownz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/obycrownz.wordpress.com/91/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/obycrownz.wordpress.com/91/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/obycrownz.wordpress.com/91/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=obycrownz.wordpress.com&blog=3479469&post=91&subd=obycrownz&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://obycrownz.wordpress.com/2009/02/24/strategi-menjadi-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/61028e5c57085819fa6cb3fb2de51244?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">obycrownz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/DVD/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/kunci-sukses.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kunci-sukses</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/mindset.gif?w=96" medium="image">
			<media:title type="html">mindset</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/siklus-sukses.jpg?w=103" medium="image">
			<media:title type="html">siklus-sukses</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/peta-sukses-belajar.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">peta-sukses-belajar</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://obycrownz.files.wordpress.com/2009/02/sang-petualang.jpg?w=72" medium="image">
			<media:title type="html">sang-petualang</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>